Resume
Teori Konsumsi
1.
Teori
Keynesian
Teori
ini dikemukakan oleh John Maynard Keynes, yang diterbitkan pada tahun 1936.
Pertama, Keynes menduga bahwa kecenderungan mengkonsumsi marjinal yaitu jumlah
yang dikonsumsi dari setiap dolar tambahan adalah antara nol dan satu.
Kecenderungan mengkonsumsi marjinal adalah krusial bagi rekomendasi kebijakan
Keynes untuk menurunkan pengangguran yang kian meluas. Kedua, Keynes menyatakan
bahwa rasio konsumsi terhadap
pendapatan, yang disebut kecenderungan mengkonsumsi rata-rata, turun ketika
pendapatan naik. Ketiga, Keynes berpendapat bahwa pendapatan merupakan
determinan konsumsi yang penting dan tingkat bunga tidak memiliki peran penting
karena jangka pendek dari tingkat bunga terhadap pengeluaran individu dari
pendapatannya bersifat sekuder dan relatif tidak penting.
2.
Teori
Kuznets
Teori
ini dikemukakan oleh Simon Kuznets pada tahun 1940-an. Menurut Kuznets bahwa
rasio konsumsi terhadap pendapatan cenderung stabil dari masa ke masa, meskipun
terdapat kenaikan yang besar dalam pendapatan selama periode yang ia pelajari.
Temuan Kuznets menunjukkan bahwa kecenderungan mengkonsumsi rata-rata hampir
konstan selama periode waktu yang panjang.
3.
Teori
Life-Cycle ( Hipotesis Daur-Hidup )
Teori
dikemukakan oleh Franco Modigliani pada tahun
1950-an. Menurut Modigliani bahwa pendapatan bervariasi secara
sistematis selama kehidupan seseorang dan tabungan membuat konsumen dapat
mengalihkan pendapatan dari masa hidupnya ketika pendapatan tinggi ke masa
hidup ketika pendapatan rendah. Satu alasan penting bahwa pendapatan bervariasi
selama kehidupan seseorang adalah masa pension. Kebanyakan orang merencanakan
akan berhenti pada usia kira-kira 65 tahun, dan mereka berekspetasi bahwa
penghasilan mereka akan turun ketika pension. Tetapi mereka tidak ingin standar
kehidupannnya mengalami penurunan besar, sebagaimana diukur dengan konsumsi
mereka. Untuk mempertahankan konsumsi setelah berhenti bekerja, orang-orang
harus menabung selama masa-masa kerja mereka.
4.
Teori
Permanent Income ( Hipotesis Pendapatan
Permanen )
Teori
ini dikemukakan oleh Milton Friedman pada tahun 1957. Friedman menyatakan bahwa
pendapatan sekarang Y sebagai jumlah dari dua unsur, yaitu pendapatan permanen Yp
dan pendapatan transitoris Yt. Pendapatan permanen adalah bagian pendapatan
dari yang orang harapkan untuk terus bertahan di masa depan. Sedangkan,
pendapatan transitoris adalah bagian pendapatan yang tidak diharapkan untuk
terus bertahan. Bedanya, pendapatan permanen adalah pendapatan rata-rata,
sedangkan pendapatan transitoris adalah deviasi secara acak dari rata-rata tersebut.
5.
Teori
Random Walk ( Hipotesis Jalan Acak )
Teori
ini dikemukakan oleh Robert Hall. Robert Hall adalah ekonom pertama yang
menderivasikan implikasi dari ekspektasi rasional terhadap konsumsi. Ia
menunjukkan bahwa jika hipotesis pendapatan permanen benar, dan konsumen
mempunyai ekspektasi yang rasional, maka perubahan-perubahan konsumsi sepanjang
waktu menjadi tidak dapat diprediksikan. Bila perubahan-perubahan variable
tidak dapat diprediksikan, variable tersebut dikatakan mengikuti jalan acak ( random walk ). Menurut Hall, kombinasi
hipotesis pendapatan permanen dan ekspektasi rasional menunjukkan bahwa
konsumsi mengikuti jalan acak.
6. Teori Fisher’s Model Intretemporal Choice ( Hipotesis Model
Pilihan Antar Waktu )
Teori konsumsi menurut Fisher adalah
pertimbangan yang dilakukan seseorang untuk melakukan konsumsi berdasarkan
kondisi pada saat ini dan kondisi pada saat yang akan datang. Dimana kedua
kondisi tersebut akan menentukan jumlah berapa banyak pendapatan yang akan
ditabung, serta berapa banyak pendapatan yang akan dikeluarkan atau dihabiskan
untuk keperluan konsumsi. Contohnya adalah jika pada saat ini seseorang
melakukan konsumsi dengan skala yang cukup besar, maka pada masa mendatang
tingkat konsumsi seseorang tersebut otomatis akan semakin kecil dan sedikit,
dan begitu pula sebaliknya.
7.
Teori
The Relative Income ( Hipotesis Pendapatan Relatif )
Teori
ini dikemukakan oleh James Duessenberry pada tahun 1918. Duessenberry
mengemukakan bahwa pengeluaran konsumsi suatu masyarakat ditentukan oleh pendapatan
yang pernah dicapai. Dalam teorinya, Duessenberry menggunakan dua asumsi yaitu
:
a.
Selera
sebuah rumah tangga atas barang konsumsi adalah interdependen. Artinya,
pengeluaran konsumsi rumah tangga dipengaruhi oleh pengeluaran yang dilakukan
oleh orang sekitarnya.
b.
Pengeluaran
konsumsi adalah irreversible. Artinya, pola pengeluaran seseorang pada saat
penghasilan naik berbeda dengan pola pengeluaran pada saat penghasilan
mengalami penurunan.
Contoh Kasus
JAKARTA, KOMPAS - Setelah melalui perdebatan atau diskusi yang panjang,
pemerintah akhirnya merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang
Jaminan Hari Tua.
Tata cara pembayaran JHT sebagaimana
diatur Pasal 26 PP No 46/2015, subtansinya oleh PP No 60/2015 direvisi menjadi
sebagai berikut: manfaat JHT wajib dibayarkan kepada peserta apabila peserta
mencapai usia pensiun; peserta mengalami cacat total tetap; atau peserta
meninggal dunia (Ayat 1). Melalui PP No 60/2015, pemerintah ingin mengembalikan
spirit dan tata cara pembayaran persis seperti diamanatkan UU No 40/2004
tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
Untuk mengakomodasi berbagai kondisi
atau situasi yang belum diatur UU No 40/2004 tentang SJSN, dalam Pasal 26 Ayat (5)
PP No 60/2015 tentang perubahan atas PP No 46 tentang Penyelenggaraan Program
JHT, pemerintah membuat terobosan atau ijtihad dengan mengintroduksi klausul
yang berbunyi: "Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara dan persyaratan
pembayaran manfaat JHT sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) diatur dengan
Peraturan Menteri".
Menindaklanjuti amanat itu, Menteri
Ketenagakerjaan RI kemudian menerbitkan Permenaker No 19/2015 tentang tata cara
dan persyaratan pembayaran manfaat JHT. Permenaker tersebut menjawab dan
menuntaskan semua aspirasi dan kontroversi yang menyertai terbitnya PP No
46/2015.
Pemerintah melalui Permenaker No
19/2015 melakukan ijtihad dengan mengelaborasi persyaratan pembayaran JHT bagi
peserta yang mencapai usia pensiun. Dalam Pasal 3 Ayat (2) disebutkan bahwa:
"manfaat JHT bagi peserta mencapai usia pensiun sebagaimana dimaksud pada
Ayat (1) termasuk juga peserta yang berhenti bekerja". Peserta yang
berhenti bekerja meliputi: peserta yang mengundurkan diri; peserta yang terkena
PHK; peserta yang meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya (Ayat 3).
Terhadap peserta yang mengundurkan
diri atau terkena PHK, selain harus melengkapi sejumlah persyaratan, seperti
kartu asli peserta BPJS Ketenagakerjaan, surat keterangan pengunduran diri atau
PHK dari perusahaan tempat bekerja, serta fotokopi KTP dan kartu keluarga yang
masih berlaku, maka akan mendapatkan pembayaran tunai dan sekaligus setelah
melewati masa tunggu 1 (satu) bulan terhitung sejak tanggal surat keterangan
pengunduran diri atau PHK diterbitkan.
Analisa
kasus
Menurut pendapat saya, kasus ini
merujuk pada teori life cycle atau teori daur-hidup yang dikemukakan oleh
Franco Modagliani. Kasus ini berkaitan tentang jaminan hari tua untuk para
peserta pensiunan, karena pada saat manusia memasuki usia tua maka akan
cenderung membelanjakan kebutuhannya dari pengendapan pendapatan mereka selama
masa produktif. Mereka memulai menginvestasikan sebagian pendapatan mereka
selama masa produktif. Karena manusia sadar bahwa pada titik tertentu merek akan
berhenti untuk menghasilkan kekayaan dan justru akan menghabiskan disaat mereka
memasukia masa tua. Oleh karena itu, pemerintah mengatur untuk mengikuti
jaminan hari tua agar pada saat masa tua mereka tidak mengalami kesusahan dalam
kehidupan. Karena pada jaminan hari tua tersebut sudah ada jaminan dalam
kesehatan maupun kebutuhan yang lain.
Salam kepada semua orang, Allah pasti akan menjawab semua pemberi pinjaman palsu ini yang mencuri uang kita dengan menyamarkan uang pinjaman kepada kita, mereka datang dengan segala bentuk ucapan manis seperti memberi pinjaman dengan tingkat bunga rendah 2%, semuanya scam kecuali Ibu yang baik. Rossa Stanley perusahaannya adalah satu-satunya pemberi pinjaman sejati dan sejati yang meminjamkan dengan tingkat bunga 2%, inilah ceritaku, nama saya annisa dari bali pemilik restoran, jangan tertipu atau takut pinjaman itu tidak bisa didapat dari internet, itu mungkin dan saya adalah penerima pinjaman internet. Saya membaca beberapa komentar Anda tentang bagaimana Anda scammed, Ya mereka scammers, dan mereka juga pemberi pinjaman yang sebenarnya. Dan ibu rossa adalah salah satunya. Karena banyak kreditor scam saya awalnya skeptis, namun memutuskan untuk mencoba dan melihat kembali ibu Rossa menyetujui permintaan pinjaman saya dan saya telah mengkreditkan pinjaman saya dengan tepat Rp150.000.000,00 ke Rekening BCA saya, saya harus mengakui ketika mendapat uang, saya terkejut dan Masih kaget sampai tanggal, meski ada beberapa yang menolak karena tidak bisa memenuhi syarat pinjaman. Tapi saya dikabulkan karena keseriusan dan ketegaran saya, banyak yang akan menghubungi ibu rossa tanpa menjawab dan ketika pinjaman mereka dibatalkan, mereka akan memohon kepada ibu rossa tapi bagi saya saya serius dan memantau hal-hal dan sebelum saya mengetahuinya, saya mendapatkan pinjaman saya, dan ketika saya bertanya kepada ibu rossa bagaimana saya menunjukkan penghargaan untuk mengeluarkan saya dan keluarga saya dari kemiskinan dia meminta agar saya membagikan berita tersebut kepada semua orang di sekitar saya di Bali, dan hari ini saya memutuskan untuk menuliskannya di sini sehingga orang tidak akan jatuh pemberi pinjaman palsu yang menuntut biaya pendaftaran, tuntutan ibu hanya untuk keseriusan dan rasa hormat Anda dan pinjaman Anda akan ada di rekening bank Anda dan sekali lagi saya mengatakan bahwa ALLAH memberkati perusahaan pinjaman rossa stanley untuk hal ini baik untuk orang-orang di benua ASIA dan UNITED NATIONS (PBB) untuk mendukungnya, Anda bisa menghubungi pusat layanan pelanggan rossa stanley dengan menulis layanan pelanggan melalui surat Rossastanleyloancompany@gmail.com, jika Anda ragu dan perlu klarifikasi mengenai apapun atau isu merasa bebas untuk menulis saya annisaberkarya@gmail.com atau suami saya agungabdullahi@gmail.com Saya melakukan dengan sangat baik dalam bisnis restoran saya, dan membayar cicilan pinjaman saya pada saat jatuh tempo, ibu Rossa benar-benar Allah dikirim ke Dunia ini.
BalasHapusThe Best Betting Sites in Uganda 2021
BalasHapusThe Best Betting Sites in Uganda 2021 · 메리트 Betway. GHS: Sports 윌리엄 힐 Betting · Bwin. GHS is a sportsbook based bet 분석 in Stoke-on-Trent in Stoke on 아프리카 영정 1 Trent and provides a 골인 벳 sports betting