Kamis, 06 April 2017

Teori Konsumsi menurut para ahli



Resume Teori Konsumsi
1.      Teori Keynesian
            Teori ini dikemukakan oleh John Maynard Keynes, yang diterbitkan pada tahun 1936. Pertama, Keynes menduga bahwa kecenderungan mengkonsumsi marjinal yaitu jumlah yang dikonsumsi dari setiap dolar tambahan adalah antara nol dan satu. Kecenderungan mengkonsumsi marjinal adalah krusial bagi rekomendasi kebijakan Keynes untuk menurunkan pengangguran yang kian meluas. Kedua, Keynes menyatakan bahwa rasio  konsumsi terhadap pendapatan, yang disebut kecenderungan mengkonsumsi rata-rata, turun ketika pendapatan naik. Ketiga, Keynes berpendapat bahwa pendapatan merupakan determinan konsumsi yang penting dan tingkat bunga tidak memiliki peran penting karena jangka pendek dari tingkat bunga terhadap pengeluaran individu dari pendapatannya bersifat sekuder dan relatif tidak penting.
2.      Teori Kuznets
            Teori ini dikemukakan oleh Simon Kuznets pada tahun 1940-an. Menurut Kuznets bahwa rasio konsumsi terhadap pendapatan cenderung stabil dari masa ke masa, meskipun terdapat kenaikan yang besar dalam pendapatan selama periode yang ia pelajari. Temuan Kuznets menunjukkan bahwa kecenderungan mengkonsumsi rata-rata hampir konstan selama periode waktu yang panjang.
3.      Teori Life-Cycle ( Hipotesis Daur-Hidup )
            Teori dikemukakan oleh Franco Modigliani pada tahun  1950-an. Menurut Modigliani bahwa pendapatan bervariasi secara sistematis selama kehidupan seseorang dan tabungan membuat konsumen dapat mengalihkan pendapatan dari masa hidupnya ketika pendapatan tinggi ke masa hidup ketika pendapatan rendah. Satu alasan penting bahwa pendapatan bervariasi selama kehidupan seseorang adalah masa pension. Kebanyakan orang merencanakan akan berhenti pada usia kira-kira 65 tahun, dan mereka berekspetasi bahwa penghasilan mereka akan turun ketika pension. Tetapi mereka tidak ingin standar kehidupannnya mengalami penurunan besar, sebagaimana diukur dengan konsumsi mereka. Untuk mempertahankan konsumsi setelah berhenti bekerja, orang-orang harus menabung selama masa-masa kerja mereka.
4.      Teori Permanent Income ( Hipotesis Pendapatan Permanen )
            Teori ini dikemukakan oleh Milton Friedman pada tahun 1957. Friedman menyatakan bahwa pendapatan sekarang Y sebagai jumlah dari dua unsur, yaitu pendapatan permanen Yp dan pendapatan transitoris Yt. Pendapatan permanen adalah bagian pendapatan dari yang orang harapkan untuk terus bertahan di masa depan. Sedangkan, pendapatan transitoris adalah bagian pendapatan yang tidak diharapkan untuk terus bertahan. Bedanya, pendapatan permanen adalah pendapatan rata-rata, sedangkan pendapatan transitoris adalah deviasi secara acak dari rata-rata tersebut.
5.      Teori Random Walk ( Hipotesis Jalan Acak )
            Teori ini dikemukakan oleh Robert Hall. Robert Hall adalah ekonom pertama yang menderivasikan implikasi dari ekspektasi rasional terhadap konsumsi. Ia menunjukkan bahwa jika hipotesis pendapatan permanen benar, dan konsumen mempunyai ekspektasi yang rasional, maka perubahan-perubahan konsumsi sepanjang waktu menjadi tidak dapat diprediksikan. Bila perubahan-perubahan variable tidak dapat diprediksikan, variable tersebut dikatakan mengikuti jalan acak ( random walk ). Menurut Hall, kombinasi hipotesis pendapatan permanen dan ekspektasi rasional menunjukkan bahwa konsumsi mengikuti jalan acak.
6.      Teori Fisher’s Model Intretemporal Choice ( Hipotesis Model Pilihan Antar Waktu )
            Teori konsumsi menurut Fisher adalah pertimbangan yang dilakukan seseorang untuk melakukan konsumsi berdasarkan kondisi pada saat ini dan kondisi pada saat yang akan datang. Dimana kedua kondisi tersebut akan menentukan jumlah berapa banyak pendapatan yang akan ditabung, serta berapa banyak pendapatan yang akan dikeluarkan atau dihabiskan untuk keperluan konsumsi. Contohnya adalah jika pada saat ini seseorang melakukan konsumsi dengan skala yang cukup besar, maka pada masa mendatang tingkat konsumsi seseorang tersebut otomatis akan semakin kecil dan sedikit, dan begitu pula sebaliknya.


7.      Teori The Relative Income ( Hipotesis Pendapatan Relatif )
            Teori ini dikemukakan oleh James Duessenberry pada tahun 1918. Duessenberry mengemukakan bahwa pengeluaran konsumsi suatu masyarakat ditentukan oleh pendapatan yang pernah dicapai. Dalam teorinya, Duessenberry menggunakan dua asumsi yaitu :
a.       Selera sebuah rumah tangga atas barang konsumsi adalah interdependen. Artinya, pengeluaran konsumsi rumah tangga dipengaruhi oleh pengeluaran yang dilakukan oleh orang sekitarnya.
b.      Pengeluaran konsumsi adalah irreversible. Artinya, pola pengeluaran seseorang pada saat penghasilan naik berbeda dengan pola pengeluaran pada saat penghasilan mengalami penurunan.

Contoh Kasus
JAKARTA, KOMPAS - Setelah melalui perdebatan atau diskusi yang panjang, pemerintah akhirnya merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Jaminan Hari Tua.
Tata cara pembayaran JHT sebagaimana diatur Pasal 26 PP No 46/2015, subtansinya oleh PP No 60/2015 direvisi menjadi sebagai berikut: manfaat JHT wajib dibayarkan kepada peserta apabila peserta mencapai usia pensiun; peserta mengalami cacat total tetap; atau peserta meninggal dunia (Ayat 1). Melalui PP No 60/2015, pemerintah ingin mengembalikan spirit dan tata cara pembayaran persis seperti diamanatkan UU No 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).
Untuk mengakomodasi berbagai kondisi atau situasi yang belum diatur UU No 40/2004 tentang SJSN, dalam Pasal 26 Ayat (5) PP No 60/2015 tentang perubahan atas PP No 46 tentang Penyelenggaraan Program JHT, pemerintah membuat terobosan atau ijtihad dengan mengintroduksi klausul yang berbunyi: "Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara dan persyaratan pembayaran manfaat JHT sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri".
Menindaklanjuti amanat itu, Menteri Ketenagakerjaan RI kemudian menerbitkan Permenaker No 19/2015 tentang tata cara dan persyaratan pembayaran manfaat JHT. Permenaker tersebut menjawab dan menuntaskan semua aspirasi dan kontroversi yang menyertai terbitnya PP No 46/2015.
Pemerintah melalui Permenaker No 19/2015 melakukan ijtihad dengan mengelaborasi persyaratan pembayaran JHT bagi peserta yang mencapai usia pensiun. Dalam Pasal 3 Ayat (2) disebutkan bahwa: "manfaat JHT bagi peserta mencapai usia pensiun sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) termasuk juga peserta yang berhenti bekerja". Peserta yang berhenti bekerja meliputi: peserta yang mengundurkan diri; peserta yang terkena PHK; peserta yang meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya (Ayat 3).
Terhadap peserta yang mengundurkan diri atau terkena PHK, selain harus melengkapi sejumlah persyaratan, seperti kartu asli peserta BPJS Ketenagakerjaan, surat keterangan pengunduran diri atau PHK dari perusahaan tempat bekerja, serta fotokopi KTP dan kartu keluarga yang masih berlaku, maka akan mendapatkan pembayaran tunai dan sekaligus setelah melewati masa tunggu 1 (satu) bulan terhitung sejak tanggal surat keterangan pengunduran diri atau PHK diterbitkan.
Analisa kasus
            Menurut pendapat saya, kasus ini merujuk pada teori life cycle atau teori daur-hidup yang dikemukakan oleh Franco Modagliani. Kasus ini berkaitan tentang jaminan hari tua untuk para peserta pensiunan, karena pada saat manusia memasuki usia tua maka akan cenderung membelanjakan kebutuhannya dari pengendapan pendapatan mereka selama masa produktif. Mereka memulai menginvestasikan sebagian pendapatan mereka selama masa produktif. Karena manusia sadar bahwa pada titik tertentu merek akan berhenti untuk menghasilkan kekayaan dan justru akan menghabiskan disaat mereka memasukia masa tua. Oleh karena itu, pemerintah mengatur untuk mengikuti jaminan hari tua agar pada saat masa tua mereka tidak mengalami kesusahan dalam kehidupan. Karena pada jaminan hari tua tersebut sudah ada jaminan dalam kesehatan maupun kebutuhan yang lain.

2 komentar:

  1. Salam kepada semua orang, Allah pasti akan menjawab semua pemberi pinjaman palsu ini yang mencuri uang kita dengan menyamarkan uang pinjaman kepada kita, mereka datang dengan segala bentuk ucapan manis seperti memberi pinjaman dengan tingkat bunga rendah 2%, semuanya scam kecuali Ibu yang baik. Rossa Stanley perusahaannya adalah satu-satunya pemberi pinjaman sejati dan sejati yang meminjamkan dengan tingkat bunga 2%, inilah ceritaku, nama saya annisa dari bali pemilik restoran, jangan tertipu atau takut pinjaman itu tidak bisa didapat dari internet, itu mungkin dan saya adalah penerima pinjaman internet. Saya membaca beberapa komentar Anda tentang bagaimana Anda scammed, Ya mereka scammers, dan mereka juga pemberi pinjaman yang sebenarnya. Dan ibu rossa adalah salah satunya. Karena banyak kreditor scam saya awalnya skeptis, namun memutuskan untuk mencoba dan melihat kembali ibu Rossa menyetujui permintaan pinjaman saya dan saya telah mengkreditkan pinjaman saya dengan tepat Rp150.000.000,00 ke Rekening BCA saya, saya harus mengakui ketika mendapat uang, saya terkejut dan Masih kaget sampai tanggal, meski ada beberapa yang menolak karena tidak bisa memenuhi syarat pinjaman. Tapi saya dikabulkan karena keseriusan dan ketegaran saya, banyak yang akan menghubungi ibu rossa tanpa menjawab dan ketika pinjaman mereka dibatalkan, mereka akan memohon kepada ibu rossa tapi bagi saya saya serius dan memantau hal-hal dan sebelum saya mengetahuinya, saya mendapatkan pinjaman saya, dan ketika saya bertanya kepada ibu rossa bagaimana saya menunjukkan penghargaan untuk mengeluarkan saya dan keluarga saya dari kemiskinan dia meminta agar saya membagikan berita tersebut kepada semua orang di sekitar saya di Bali, dan hari ini saya memutuskan untuk menuliskannya di sini sehingga orang tidak akan jatuh pemberi pinjaman palsu yang menuntut biaya pendaftaran, tuntutan ibu hanya untuk keseriusan dan rasa hormat Anda dan pinjaman Anda akan ada di rekening bank Anda dan sekali lagi saya mengatakan bahwa ALLAH memberkati perusahaan pinjaman rossa stanley untuk hal ini baik untuk orang-orang di benua ASIA dan UNITED NATIONS (PBB) untuk mendukungnya, Anda bisa menghubungi pusat layanan pelanggan rossa stanley dengan menulis layanan pelanggan melalui surat Rossastanleyloancompany@gmail.com, jika Anda ragu dan perlu klarifikasi mengenai apapun atau isu merasa bebas untuk menulis saya annisaberkarya@gmail.com atau suami saya agungabdullahi@gmail.com Saya melakukan dengan sangat baik dalam bisnis restoran saya, dan membayar cicilan pinjaman saya pada saat jatuh tempo, ibu Rossa benar-benar Allah dikirim ke Dunia ini.

    BalasHapus
  2. The Best Betting Sites in Uganda 2021
    The Best Betting Sites in Uganda 2021 · 메리트 Betway. GHS: Sports 윌리엄 힐 Betting · Bwin. GHS is a sportsbook based bet 분석 in Stoke-on-Trent in Stoke on 아프리카 영정 1 Trent and provides a 골인 벳 sports betting

    BalasHapus